Sabtu, 12 April 2014

Sombong Bisa Membunuhmu !

Pada suatu hari, terdapat seorang filsuf yang sedang menaiki sebuah perahu kecil menuju ke suatu tempat. Di dalam perjalanan, filsuf merasa bosan dan mencoba mengajak seorang pelaut yang kebetulan berada di dekatnya untuk berdiskusi: “apakah kamu mengerti tentang ilmu filsafat?”


Ilustrasi


“maaf, saya tidak mengerti tuan,” jawab pelaut tersebut.

“wah, sayang sekali, kamu telah kehilangan setengah dari kehidupanmu,” ujar filsuf sambil menggelengkan kepala.

Pelaut yang merasa tersinggung dengan apa yang diucapkan oleh filsuf tersebut hanya manggut-manggut jengkel seraya berlalu meninggalkan tempat sang filsuf berada.

Beberapa saat kemudian, ada angin kencang datang membawa ombak yang sangat besar, membuat perahu tersebut terombang-ambing tanda hampir tenggelam.

Filsuf tampak sangat ketakutan. Melihat hal tersebut sang pelaut menghampirinya sembari bertanya: “tuan, apakah anda mengerti tentang tata cara berenang?”

“saya tidak mengerti sama sekali, kenapa memang?” sahut filsuf dilingkupi rasa kebingungan.

“wah, sayang sekali tuan, anda akan kehilangan seluruh kehidupan anda” timpal pelaut sambil tersenyum geli.

***

Kisah singkat diatas memiliki beberapa pesan moral yang dapat diambil. Salah satunya adalah setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing dan jangan pernah sesekali bagi kita untuk meremehkan orang lain.

Sikap meremehkan adalah sifat sombong yang sangat mudah merasuki batin seorang manusia, apalagi tatkala dia merasa memiliki kelebihan dibandingkan orang lain di sekitarnya.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa seseorang yang bersifat sombong walaupun hanya sebutir debu tidak akan masuk surga.

Sifat sombong merupakan dosa pertama Iblis ketika enggan bersujud kepada nabi Adam. Kesombongan yang paling buruk adalah ketika seseorang menyombongkan diri di hadapan orang lain dengan ilmunya.

Lalu, haruskah kita masih memelihara sifat sombong padahal Allah telah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum merendahkan kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang direndahkan) lebih baik dari mereka (yang merendahkan)…” (QS. Al-Hujurat: 11) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar